- K a r y a I l m i a h R e m a j a -  

Diposting oleh --A . T . Z--

PENGARUH KETINGGIAN, JENIS KERTAS & PANJANG
, LEBAR PESAWAT TERHADAP
JARAK TERBANG PADA PESAWAT KERTAS


BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Mainan anak-anak dari bayi sampai menginjak remaja banyak sekali jenisnya. Ada yang terbuat dari bahan yang sederhana seperti kertas, sampai yang terbuat dari besi atau bahan- bahan lainnya. Mainan yang terbuat dari kertas, salah satunya adalah pesawat kertas. Mainan ini sangat mudah membuatnya, selain itu bahannya pun sangat mudah didapatkan.
Pesawat kertas biasanya dimainkan dengan cara melombakannya. Pesawat kertas yang sampai pada jarak terjauh dibandingkan dengan pesawat kertas yang lain maka menjadi pemenang permainan tersebut.
Walaupun jika dimainkan tampak seperti tidak memiliki teori, sesungguhnya permainan ini memiliki suatu teori yang menyebabkan suatu pesawat kertas bisa mencapai jarak yang jauh atau memiliki jarak yang dekat. Apabila suatu pesawat kertas terbang mencapai jarak jauh atau jarak dekat, maka tidak mungkin jika tidak ada faktor yang mempengaruhi jarak terbang pesawat kertas tersebut.
Salah satu faktor yang mempengaruhi jarak terbang pesawat terbang adalah lurus / halus tidaknya badan pesawat kertas. Pada peristiwa yang dilihat ketika memainkan pesawat kertas, biasanya anak-anak yang mengikuti perlombaan menggosokkan badan pesawat kertasnya pada dinding yang halus. Peristiwa tersebut berhubungan dengan hukum aero dinamis. Yaitu semakin halus dan lurus permukaan suatu benda, maka hambatan benda tersebut terhadap angin semaki sedikit.
Faktor lain yang sangat terlihat yang mempengaruhi jarak terbang pesawat kertas adalah faktor angin. Faktor angin yang mempengaruhi ada 2, yang pertama adalah faktor kecepatan angin. Semakin cepat angin, maka semakin cepat pesawat kertas melaju terbang. Akan tetapi faktor kecepatan dipengaruhi oleh faktor kedua, yaitu faktor arah angin. Apabila kecepatan angin sangat cepat tetapi arah anginnya tidak searah dengan arah terbang pesawat kertas, maka pesawat kertas tersebut akan terbang terbalik dari arah semula menjadi terbang ke arah angin.
Dari peristiwa-peristiwa diatas, maka bisa di jelaskan bahwa jarak terbang pesawat kertas dapat dipengaruhi oleh banyak faktor. Masalah ini yang mendorong untuk dilaksanakannya penelitian.


B. RUMUSAN MASALAH

1. Apakah panjang / lebar tubuh pesawat kertas mempengaruhi jarak terbang pesawat kertas? Bagaimana pengaruhnya?
2. Apakah jenis kertas dan ketinggian ketika diluncurkan, mempengaruhi jarak terbang pesawat kertas? Bagaimana pengaruhnya?


C. HIPOTESIS

1. Ya, panjang / lebar tubuh pesawat mempengaruhi jarak terbang pesawat kertas. Pengaruhnya
2. Ya, jenis kertas dan ketinggian mempengaruhi jarak terbang pesawat kertas.


D. TUJUAN PENELITIAN

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui :
1. Faktor-faktor yang mempengaruhi jarak terbang pesawat kertas.
2. Panjang dan lebar tubuh / sayap pesawat kertas agar mencapai jarak terbang yang jauh.
3. Penyebab pesawat terbang yang tidak bisa mencapai jarak terbang yang jauh.
4. Pengaruh kertas dan ketinggian saat peluncuran terhadap jarak terbang pesawat kertas.


E. KEGUNAAN PENELITIAN

1. Dapat menambah wawasan pengetahuan serta menambah keterampilan siswa.
2. Agar dengan adanya penelitian ini, siswa bisa mengembangkan pikiran dengan menciptakan sesuatu menggunakan dasar faktor-faktor yang mempengaruhi jarak terbang pada pesawat kertas tersebut.
Read More…

NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG  

Diposting oleh --A . T . Z--

NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG



DEFINISI NEGARA MAJU DAN BERKEMBANG

Suatu negara dikatakan berkembang atau maju salah satunya adalah dengan melihat pada keberhasilan pembangunan oleh negara yang bersangkutan. Apabila negara tersebut belum dapat mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan atau belum dapat menyeimbangkan pencapaian pembangunan yang telah dilakukan. Sedangkan negara yang mampu menyeimbangkan pencapaian pembangunan yang telah ditetapkan, sehingga sebagian besar tujuan pembangunan telah dapat terwujud baik yang bersifat fisik ataupun nonfisik maka negara tersebut dapat disebut negara maju.
Negara berkembang yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih maju dibandingkan negara lain yang setingkat, tetapi belum mencapai tingkat negara maju disebut negara industri baru (newly industrialized country/NICs). Dengan kata lain, negara industri baru sedang berkembang mencapai tingkat negara maju tetapi belum cukup untuk dikatakan sebagai negara maju.

INDIKATOR PENGGOLONGAN NEGARA MAJU DAN BERKEMBANG

Dasar yang dijadikan penggolongan suatu negara dalam kategori negara maju atau berkembang dapat diketahui dari indikator-indikator dibawah ini :
a) Indikator kuantitatif (data yang dapat dihitung), yaitu :
1. Jumlah dan kepadan penduduk
2. Tingkat pertumbuhan penduduk
3. Angka beban tanggungan
4. Usia harapan hidup.
b) Indikator kualitatif (data yang hanya dapat dibandingkan)
1. Etos kerja dan pola pikir
2. Tingkat pendidikan
3. Mata pencaharian
4. Tingkat kesehatan
5. Pendapatan
6. Tingkat kesadaran hukum

CIRI- CIRI NEGARA BERKEMBANG

1. Memiliki berbagai masalah kependudukan :
• Laju pertumbuhan dan jumlah penduduk relatif tinggi
• Persebaran penduduk tidak merata
• Tingginya angka beban tanggungan
• Kualitas penduduk relatif rendah sehingga mengakibatkan tingkat produktivitas penduduk juga rendah.
• Angka kemiskinan dan pengangguran relatif tinggi
• Rendahnya pendapatan perkapita
2. Tingkat pendidikan masih rendah
3. Tingkat pendapatan masih rendah
4. Tingkat kesehatan
5. Produktivitas masyarakat didominasi barang-barang primer
6. Pemanfaatan sumber daya alam belum optimal
7. Ketergantungan terhadap negara maju
8. Kesadaran hukum, kesetaraan gender, dan penghormatan terhadap HAM relatif rendah

CIRI- CIRI NEGARA maju

1. Sumber daya alam dimanfaatkan secara optimal
2. Dapat mengatasi masalah kependudukan
3. Tingkat kualitas hidup masyarakat tinggi
4. Ekspor yang dilakukan adalah ekspor hasil industri dan jasa
5. Tercukupinya penyediaan fasilitas umum
6. Kesadaran hukum, kesetaraan gender, dan penghormatan terhadap HAM dijunjung tinggi
7. Tingkat pendidikan relatif tinggi
8. Tingkat pendapatan penduduk relatif tinggi
9. Tingkat kesehatan sudah baik
Read More…